Sabtu, 08 Januari 2011

1.  Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pendidikan dewasa ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi.
1.1.   Jelaskan definisi teknologi informasi dan komunikasi ? ( satu menurut ahli dan 1 menurut anda )
Jawaban :
Menurut Eric Deeson, Harper Collins Publishers, Dictionary of Information Technology, Glasgow,UK,1991 “Information Technology (IT) the handling of information by electric and electronic (and microelectronic) means.”
Here handling includes transfer. Processing, storage and access, IT special concern being the use of hardware and software for these tasks for the benefit of individual people and society as a whole” Dari penjelasan di atas : kebutuhan manusia didalam mengambil dan memindahkan, mengolah dan memproses informasi dalam konteks social yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan. Bagaimana implikasinya agar dapat menguntungkan secara individual dan masyarakat secara keseluruhan tidak didifinisikan secara lebih khusus.
Menurut saya Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak). TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan.

1.2.   Jelaskan karakteristik dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi  yang baik ? berikan  contoh....
Jawaban:
Karakteristik TIK
a.    Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan keterampilan menggunakan komputer meliputi perangkat keras dan perangkat lunak. Namun demikian Teknologi Informasi dan Komunikasi tidak sekedar terampil, tetapi lebih memerlukan kemampuan intelektual.
b.    Teknologi Informasi dan Komunikasi berupa tema-tema esensial, aktual serta global yang berkembang dalam kemajuan teknologi pada masa kini, sehingga mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan pelajaran yang dapat  mewarnai perkembangan perilaku dalam kehidupan.
c.    Tema-tema esensial dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan perpaduan dari cabang-cabang Ilmu Komputer, Matematik, Teknik Elektro, Teknik Elektronika, Telekomunikasi, Sibernetika dan Informatika itu sendiri. Tema-tema esensial tersebut berkaitan dengan kebutuhan pokok akan informasi sebagai ciri abad 21 seperti pengolah kata, spreadsheet, presentasi, basis data, internet dan e-mail. Tema-tema esensial tersebut terkait dengan aspek kehidupan sehari-hari.
d.    Teknologi Informasi dan Komunikasi dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner dan multidimensional. Dikatakan interdisipliner karena melibatkan berbagai disiplin ilmu, dan dikatakan multidimensional karena mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Komponen Infrastruktur Teknologi Informasi menghasilkan tujuh (7) komponen utama:
a.    PLATFORM PERANTI KERAS KOMPUTER
1)    Komponen mesin: mensin klien, PC, PDA, Laptop, server.
2)    Server blade; komputer yang sangat tipis
3)    Mainframe
b.    PLATFORM PERANTI LUNAT KOMPUTER
1)  Sistem operasi Microsoft Windows, Unix, Linux
2)  Sistem operasi desktop
c.    MANAJEMEN DAN PENYIMPANAN DATA
Menejemen dan penyimpanan data sangat penting sebab jumlah informasi digital baru di dunia berlipat dua setiap tiga tahun, sebagian digerakkan oleh e-commerce dan e-bussines oleh sebab itu pasar perangkat penyimpanan data digital terus meningkat setiap tahunnya.
d.    PLATFORM JARINGAN / TELEKOMUNIKASI
Platform jaringan / telekomunikasi biasanya disedikan oleh perusahaan layanan telekomunikasi/ telepon yang menawarkan konesitivitas suara dan data, WAN dan akses internet.

e.    PLATFORM INTERNET
Platform internet harus dihubungkan dan bertumpang tindih dengan infrastruktur jaringan umum dan platform perantu keras dan peranti lunak perusahaan.

f.     LAYANAN DAN KONSULTASI INTEGRASI SISTEM
Layanan dan konsultasi integrasi sistem dibutuhkan karena perusahaan besar kurang memiliki karyawan, keahlian, anggaran,pengalaman, untuk melaksanakan prosedur bisnis, pelatihan dan pendidikan.

Integrasi peranti lunak artinya memastikan infrastruktur baru bekerjasama dengan infrastruktur perusahaan lama, yang disebut system warisan dan memastikan elemen-elemen infrastruktur yang baru bekerja sama dengan yang lainnya.

g.    PLATFORM SISTEM OPERASI
1) TREN PALFORM PERANTI KERAS DAN TEKNOLOGI BARU
Biaya komputasi menurun tetapi biaya infrastruktur Teknologi Informasi terus naik (konsultasi, integrasi sistem dan piranti lunak)dalam anggaran perusahaan. Ditambah lagi dengan adanya telepon,sistem warisan, internet, situs internet, desktop, dan perangkat mobile lainnya.

2) INTEGRASI PLATFORM KOMPUTASI DAN TELEKOMUNIKASI
Pada tingkat klien, perangkat komunikasi berfungsi sebagai computer genggam dan pada tingkat sever dan jaringan, pertumbuhan system telepon internet yang sukses menunjukan bagai mana platform komputasi dan telekomunikasi yang terpisah secara historis menjadi terintegrasi melalui sebuah jaringan tunggal yaitu internet.


2.  Model pembelajaran jarak jauh berbasis web (Distance Learning) tidak hanya mengimplementasikan materi ajar, tetapi juga menciptakan skenario untuk mengundang keterlibatan peserta didik secara aktif dan konstruktif.
2.1.   Coba jelaskan model pembelajaran jarak jauh (Distance learning) tersebut ? apa kelebihan dan kelemahannya ?
Jawaban:
Pendidikan jarak jauh adalah sekumpulan metoda pengajaran dimana aktivitas pengajaran dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar. Pemisah kedua kegiatan tersebut dapat berupa jarak fisik, misalnya karena peserta ajar bertempat tinggal jauh dari lokasi institusi pendidikan. Pemisah dapat pula jarak non-fisik yaitu berupa keadaan yang memaksa seseorang yang tempat tinggalnya dekat dari lokasi institusi pendidikan namun tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di institusi tersebut. Keterpisahan kegiatan pengajaran dari kegiatan belajar adalah ciri yang khas dari pendidikan jarak jauh.
Sistem pendidikan jarak jauh merupakan suatu alternatif pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan. Sistem ini dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas. Pada sistem pendidikan pelatihan ini tenaga pengajar dan peserta didik tidak harus berada dalam lingkungan geografi yang sama.
Tujuan dari pembangunan sistem ini antara lain menerapkan aplikasi-aplikasi pendidikan jarak jauh berbasis web pada situs-situs pendidikan jarak jauh yang dikembangkan di lingkungan di Indonesia yakni bekerja dengan sama mitra-mitra lainnya. Secara sederaha dipahami sistem ini terdiri dari kumpulan aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam kegiatan pendidikan jarak jauh hingga penyampaian materi pendidikan jarak jauh tersebut dapat dilakukan dengan baik.
Sarana penunjang dari pendidikan jarak jauh ini adalah teknologi informasi. Kemunculan teknologi informasi dan komunikasi pada pendidikan jarak jauh ini sangat membantu sekali. Seperti dapat dilihat, dengan munculnya berbagai pendidikan secara online, baik pendidikan formal atau non-formal, dengan menggunakan fasilitas Internet.
Pendekatan sistem pengajaran yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pengajaran secara langsung (real time) ataupun dengan cara menggunakan sistem sebagai tempat pemusatan pengetahuan (knowledge).Hal ini memungkinkan terbentuknya kesempatan bagi siapa saja untuk mengikuti berbagai jenjang pendidikan. Seorang lulusan sarjana dapat melanjutkan ke pendidikan magister secara online ke salah satu Perguruan tinggi yang diminatinya.

Keunggulan pembelajaran jarak jauh on-line ini adalah :
Pertama, dimungkinkan terjadinya distribusi pendidikan ke semua penjuru Tanah Air dengan kapasitas daya tampung yang tidak terbatas, karena tidak memerlukan ruang kelas. Guru dan murid tidak perlu bertatap muka secara langsung dalam ruang kelas, karena yang digunakan adalah fasilitas komputer yang dihubungkan dengan internet atau intranet. Sehingga, dengan belajar seperti ini akan mengurangi biaya operasional pendidikan, seperti biaya pembangunan dan pemeliharaan gedung, transportasi, pemondokan, kertas, alat tulis dan sebagainya.
Kedua, tidak terbatas oleh waktu. Pembelajar dapat menentukan kapan saja waktu untuk belajar, sesuai dengan ketersediaan waktu masing-masing. Proses pembelajaran ini sangat cocok diterapkan bagi karyawan/pegawai. Proses pendidikan tidak perlu mengganggu waktu bekerja mereka. Sehingga, karyawan/pegawai masih tetap berkontribusi bagi perusahaan tempat mereka bekerja.
Ketiga, pembelajar dapat memilih topik atau bahan ajar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing. Hal ini sangat baik karena dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Seperti diyakini kaum pendidik, bahwa pembelajar akan sangat efektif manakala sesuai dengan keinginan dan kebutuhan peserta didik.
Keempat, lama waktu belajar juga bergantung pada kemampuan masing-masing pembelajar. Kalau si pembelajar telah mencapai tujuan pembelajaran, ia dapat menghentikannya. Sebaliknya, apabila si pembelajar masih memerlukan waktu untuk mengulangi kembali subjek pembelajarananya, dia bisa langsung mengulanginya tanpa tergantung pada pembelajar lain atau pengajar.
Kelima adalah keakuratan dan kekinian materi pembelajaran. Mengingat, materi pembelajaran disimpan dalam komputer, berarti materi itu mudah diperbarui sesuai dengan perkembangan iptek. Kaum pembelajar dapat menanyakan hal-hal yang kurang dipahami secara langsung kepada pengajar, sehingga keakuratan jawaban dapat terjamin.
Keenam, pembelajar jarak jauh ini dapat dilaksanakan secara interaktif, sehingga menarik perhatian pembelajar.

Kelemahan dalam sistem belajar jarak jauh on-line adalah :
Pertama, tingginya kemungkinan gangguan belajar. Karena sifat cara pendidikan jarak jauh ini merupakan belajar mandiri, sehingga kemungkinan terjadi gangguan selama belajar sangat mungkin, hal ini bergantung pada motivasi masing-masing pembelajar. Demikian pula dengan kemungkinan terhentinya program pembelajaran.
Kedua, kesulitan mendapat penjelasan pengajar/fasilitator yang sesegera mungkin apabila si pembelajar mendapatkan kesulitan. Si pembelajar harus menunggu pengajar untuk membuka internetnya.
Ketiga, adalah pemahaman pembelajar terhadap bahan ajar. Bisa saja terjadi kesalahan visi dan persepsi terhadap tujuan yang ditentukan. Si pembelajar merasa bahwa dia telah mencapai tujuan pembelajaran; sedangkan pengajar/fasilitator masih menganggap belum tercapai sepenuhnya. Tetapi, kesalahan visi dan persepsi ini dapat ditanggulangi, karena setiap akhir paket pembelajaran diadakan evaluasi dan refleksi.
Keempat, pengguna jasa internet masih sedikit. Meskipun bisnis internet sudah cukup berkembang pesat, tetapi jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 200 juta jiwa, itu berarti dapat dikatakan jumlah 50.000 pelanggan masih sangat sedikit.
Kelima, jumlah perusahaan internet service provider juga dirasakan masih kurang, sehingga saat ini masih banyak perusahaan internet service provider yang bandwidth-nya sudah penuh sesak. Hal ini akan menghambat terjadinya proses pembelajaran jarak jauh on-line.
Keenam, mengubah paradigma pendidikan konvensional tatap muka dalam kelas menjadi belajar mandiri dalam menghadapi komputer tidaklah mudah. Hal ini memerlukan proses pengedukasian masyarakat secara terus-menerus.
Ketujuh, harga perangkat komputer masih dirasakan sangat mahal. Meksipun ada beberapa kelemahan dalam sistem pembelajaran jarak jauh on-line dan kendala dalam penyelenggaraannya, tetapi mengingat keunggulan dan prospek penyelenggaraan ke depan serta untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat secara luas, terutama bagi mereka yang tidak tertampung dalam ruang belajar di kelas, atau masyarakat yang masih jauh dari pusat pendidikan -- program itu perlu bagi penyelenggara pendidikan untuk menyelenggarakan sistem pendidikan jarak jauh on-line ini.
2.2.   Coba sebutkan unsur-unsur dan infrastruktur pembelajaran jarak jauh (PJJ) ?
Jawaban:
Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web memiliki unsur sebagai berikut :
a.    Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan siswa, dimana siswa dapat menambah kemampuan, membaca materi pelajaran, mencari informasi dan sebagainya.
b.    Interaksi dalam grup; Para siswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan guru. Guru dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.
c.    Sistem administrasi siswa; dimana para siswa dapat melihat informasi mengenai status siswa, prestasi siswa dan sebagainya
d.    Pendalaman materi dan ujian; Biasanya guru sering mengadakan quiz singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh web based distance learning  Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk database.
e.    Materi online diluar materi kuliah; Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.

INFRASTRUKTUR PENDIDIKAN JARAK JAUH
a.    Jaringan Internet
Jaringan Informasi Sekolah (JIS)
(School Information Networking)
WAN Kota (Wide Area Networks)
ICT Center
(Information and Communication Technology Center)
Jaringan Intranet/Internet
b.    Program TV Edukasi
Pengembangan TV Edukasi :
1) Receiver TVE : menerima siaran langsung
2) Receiver dan Relay TVE : menerima siaran TVE
3) Receiver, Relay dan Studio Mini TVE : menerima siaran TVE, Menyebarluaskan siaran TVE, memancarkan siaran mandiri TV Lokal
Type Pemancar TV Edukasi :
1)    Penerimaan Siaran Satelit dilengkapi dengan Receiver Parabola : Peralatan yang digunakan :
ü  Antena parabola sebagai receiver
ü  Televisi dan DVD Player untuk penampilan siaran
ü  Konfigurasi TV Edukasi 
Menerima siaran menggunkan parabola dan ditampilkan dengan beberapa televisi dalam satu lokasi.
2)    Receiver dan Relay TV Edukasi dilengkapi dengan Receiver Parabola, Peralatan Relay.Peralatan yang digunakan adalah :
ü  Antena Parabola sebagai Receiver
ü  Antena Pemancar sebagai Relay
ü  Televisi DVD Player untuk menampilkan siaran
Menerima siara dari stasiun pusat TV Edukasi di Pustekkom
Memancarkan (relay) siaran TV Edukasi ke Daerah sekitarnya dalam radius 15 - 35 km.
3)    Receiver, Relay dan Studio Mini TV Edukasi dilengkapi Receiver Parabola, Peralatan Relay, Studio Mini.
Peralatan yang digunakan
ü  Antena Parabola sebagai receiver
ü  Antena Pemancar sebagai Relai
ü  Televisi dan DVD Player untuk menampilkan
ü  Studio Mini sebagai Unit Produksi Siaran
ü  Memancarkan (relay) siaran TV Edukasi ke Daerah sekitarnya dalam radius 15 - 35 km
ü  Dapat melakukan siaran Televisi lokal secara mandiri dalam muatan lokal secara mandiri dengan muatan lokal dan dipancarkan.
ü  Memanfaatkan jam kosong/jam tertentu untuk siaran pengulangan siaran program yang relevan, terutama untuk bidang-bidang tertentu.
Menerima siaran dari Stasiun Pusat TV Edukasi di Pustekkom
c.    Integrasi TV Edukasi dan ICT Center
1.    Pemanfaatan ICT dalam beberapa aspek
a.    Memberikan kesempatan belajar 
potensi ICT dalam memberikan kesempatan belajar terlihat dari adanya beberapa informasi pendidikan seperti informasi sekolah gratis dengan adanya biaya BOS yang sedah dilaksanaka oleh pemerintah, baik daerah maupun nasional. Setiap kalangan yang akan berniat untuk belajar diberikan kemudahan dengan kebijakan yang professional, aspiratif dan transparan
b.    Mengingkatkan efesiensi
kemudahan mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan dalam pembelajaran bagi semua kalangan yang terlibat didalamnya baik guru, steakholder, dan siswa sendiri menjadikan segalanya lebih efesien dibandingkan dengan melakukan atau mendapatkanya secara manual misalnya ketika seorang guru yang mencari materi ajar  dengan memanfaatkan media internet, tve, dan e-dukasi. Net
c.    Mengingkatkan kualitas belajar dan mengajar
Potensi inilah yang sangat jelas dari pemanfaatan ICT dalam dunia pendidikan. Kualitas  belajar terlihat dari adanya kesiapan setiap lulusan untuk melanjutkan atau terjun didunia sebenarnya dengan bekal kemandirian, profesionalitas, handal dan berdaya saing karena ketika proses pembentukan semuanya dilakukan dengan mengkorelasikan berbagai aspek pendukung yang dapata membawa hasil yang maksimal. Begitu juga peranya terhadap guru atau tenaga pengajar adanya ICT membuat pembelajaran lebih variatif, menarik, dan medah dimengerti dan dipahami hal ini juga sebagai motibator bagi guru sendiri untuk selalu meningaktkan kompetensi profesionalnya dalam pendidikan
d.    Memfasilitasi pembentukan keterampilan
potensi ICT sangat memfasilitasi adanya keterampilan, karena setiap orang yang menggunakan ICT akan terdorong untuk memahami lebih dalam dan mencobanya berulang kali sampai predika “mahir” diraihnya. Keterampilan inilah yang dimakasudkan untuk bekal atau pembeda dari yang lain. Karena setiap objek pendidikan tentunya akan memeiliki karakteristik yang berbeda-beda
e.    Mendorong belajar sepanjang hayat
Potensi ICT kepada setiap orang adalah mendorong mereka melakukan aktivitas belajar sepanjang hayat, akrena edukasi itu tidak hanya dilakukan disekolah maupun lembaga lain, dengan adanya ICT ini setiap orang dapat memperoleh informasi dan melakukan aktivitas belajar dimana saja, kapan saja, dan dalam keadaan apapun tidak terikat jenjang sekolah dan batas umur yang ditentukan.
f.     Meningkatkan perencanaan kebijakan dan managemen
Potensi ICT dalam meningkatkan perencanaan kebijakan dan manajemen adalah setiap informasi dan komunikasi yang diperoleh atau didapatkan menjadi bahan pertimbangan dan rujukan dalam penyusunan perencanaan berbagai program di lembaga pendidikan termasuk perencanaan kebiajakn yang diperlukan dalam mengambil setiap keputusan dan program yang akan dilakanakan terlebih dalam hal manajemen pendidikan, setiap elemen yang terlibat di dalam suatu lembaga pendidikan menuntut adanya penyesuaian dan adaptasi dari berbagai macam karakter dan individu masing-masing dengan adanya keterbukaan dan kepercayaan proses manajemen akan berlangsung dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan
g.    Mengurangi kesenjangan digital
Kemampuan atau kompetensi sumber daya manusia yang handal akan mengurasi imbas kesenjangan diantara berbagai elemen yang telibat di dalamnya, kebutuhan akan informasi yang cepat dan kemudahanya menjadi kebutuhan pokok, karena setiap orang akan termotivasi untuk dapat meningkatkan kompetensinya masing-masing, sehingga tidal ada lagi yang namanya kesenjangan digital

3.  Kemajuan dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi  pada akhirnya berdampak pada tatanan organisasi dan hubungan sosial serta aspek-aspek kehidupan manusia lainnya.
3.1.   Sebutkan dan jelaskan dampak teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran/pendidikan ?
Dampak Positif TIK terhadap Pendidikan akan mengatasi masalah sebagai berikut:
a.    Masalah geografis, waktu dan sosial ekonomis Indonesia
b.    Negara Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan, daerah tropis dan pegunungan hal ini akan mempengaruhi terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan sehingga dapat menyebabkan distribusi informasi yang tidak merata.
c.    Mengurangi ketertinggalan dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan dibandingkan dengan negara berkembang dan negara maju lainnya.
d.    Akselerasi pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan mutu pendidikan yang sulit diatasi dengan cara-cara konvensional
e.    Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi.
f.     TIK akan membantu kinerja pendidikan secara terpadu sehingga akan terwujud manajemen yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel.

Dalam Pembelajaran
a.      Menyadarkan siswa akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga siswa dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
b.    Memotivasi kemampuan siswa untuk bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga siswa bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
c.    Mengembangkan kompetensi siswa dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
d.    Mengembangkan kemampuan belajar berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong siswa terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
e.    Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggungjawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.

Dampak Negatif TIK terhadap pendidikan
TIK seiring dengan perkembangannya yang semakin meningkat, namun tetap saja memiliki kekurangan. Misalnya saja pada e-learning, e-learning dapat menyebabkan pengalih fungsian guru yang mengakibatkan guru jadi tersingkirkan, menyebabkan terciptanya individu yang bersifat individual karena sistem pembelajaran dapat dilakukan dengan hanya seorang diri, dan kemungkinan etika dan disiplin peserta didik susah atau sulit untuk diawasi dan dibina sehungga lambat laun kualitas etika dan manusia khusunya para peserta didik akan menurun drastis, serta hakikat manusia yang utama yaitu sebagai makhluk sosial akan musnah.
Kemudian karena seringnya mengakses internet, di khawatirkan pelajar bukanya benar-benar memanfaatkan TIK dengan optimal malah mengakses hal-hal yang tidak baik, seperti pornografi yang sangat mudah di akses yang berefek buruk bagi anak dibawah umur ataupun bagi yang sudah dewasa sekalipun. Hal lain misalnya kecanduan : asik berinternet (biasanya menggunakan fasilitas social networking / game online) sehingga lupa waktu dan berakibat buruk bagi kehidupannya.kemudian ada istilah Cyber-relational addiction adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata..Kemudaian dikenal pula Information overload, Karena menemukan informasi yang tidak habis-habisnya yang tersedia di internet, sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada. Kemudian bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. Hal-hal tersebut sangat menghambat berkembanganya pendidikan dalam TIK.
           
Kesimpulanya bahwa TIK memiliki dampak sebagai berikut:
ü  Terjadinya monopoli dalam pengelolaan, penyediaan dan pemanfaatan informasi.
ü  Tidak meratanya distribusi informasi (infor mation gabs).
ü  Kurangnya isi pesan yang bersifat edukatif.
ü  Terjadinya polusi informasi (information overload).
ü  Terjadinya infasi terhadap privacy
ü  Timbulnya permasalahan berkaitan dengan hak cipta.

3.2.    Jelaskan istilah-istilah  sebagai berikut : (1) Desirable impact, (2) Direct impact dan (3) Anticipate impact ?
Jawaban:
ü  Desirabel Impact
Dampak ini lebih mengarahkan pada berfungsinya sebuah inovasi oleh individu atau sistem sosial.
ü  Direct Impact
Individu  atau sistem sosial merespon dengan segera atau cepat terhadap inovasi.
ü  Anticipate Impact
Perubahan yang terjadi dapat diantisipasi karena inovasi telah diketahui/dikenal sebelumnya oleh anggota sistem social.


4.  Coba buat salah satu media pembelajaran untuk presentasi dalam bentuk power point sesuai dengan kemampuan lengkap dengan aplikasi animasinya  !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar